• 05 Januari 2026
  • 74 Pembaca

HAL-HAL YANG SERING DIKHAWATIRKAN ORANGTUA DIAWAL TAHUN

Awal tahun sering menjadi momen refleksi dan penyesuaian baru bagi banyak keluarga, termasuk orang tua yang memiliki bayi. Perubahan cuaca, rutinitas, serta aktivitas pasca libur panjang kerap menimbulkan berbagai kekhawatiran terkait kesehatan dan kenyamanan bayi. Kekhawatiran ini wajar, terutama bagi orang tua baru. Berikut beberapa hal yang paling sering menjadi perhatian orang tua di awal tahun beserta penjelasan yang perlu diketahui.

1. Daya Tahan Tubuh Bayi di Musim Hujan

Awal tahun umumnya bertepatan dengan musim hujan. Orang tua sering khawatir bayi menjadi lebih mudah sakit karena perubahan suhu dan meningkatnya risiko infeksi. Pada dasarnya, sistem kekebalan tubuh bayi masih dalam tahap perkembangan, sehingga penting untuk menjaga kebersihan lingkungan, memastikan bayi mendapat asupan nutrisi yang cukup (ASI atau MPASI sesuai usia), serta mengikuti jadwal imunisasi yang dianjurkan.

2. Batuk, Pilek, dan Demam pada Bayi

Keluhan seperti batuk, pilek, atau demam ringan sering muncul di musim penghujan dan menjadi sumber kecemasan orang tua. Tidak semua kondisi tersebut berbahaya, namun orang tua perlu mengenali tanda bahaya, seperti demam tinggi yang tidak turun, bayi tampak lemas, atau mengalami penurunan nafsu minum. Pada kondisi tersebut, pemeriksaan ke dokter anak sangat dianjurkan.

3. Perubahan Pola Tidur Bayi

Libur akhir tahun sering mengubah rutinitas keluarga, termasuk jam tidur bayi. Di awal tahun, bayi mungkin menjadi lebih sering terbangun atau sulit tidur. Pola tidur yang berubah kerap membuat orang tua khawatir akan dampaknya pada tumbuh kembang. Membantu bayi kembali ke rutinitas tidur yang konsisten secara perlahan dapat membantu mengembalikan kualitas tidurnya.

4. Tumbuh Kembang yang Sesuai Usia

Banyak orang tua mulai membandingkan perkembangan bayinya dengan bayi lain di awal tahun, terutama setelah melihat pencapaian usia baru. Perlu dipahami bahwa setiap bayi memiliki kecepatan tumbuh kembang yang berbeda. Selama bayi menunjukkan perkembangan sesuai rentang usianya dan mendapat stimulasi yang tepat, orang tua tidak perlu terlalu khawatir. Pemeriksaan tumbuh kembang secara berkala dapat membantu memastikan perkembangan bayi tetap optimal.

5. Asupan Nutrisi Bayi

Awal tahun juga menjadi momen bagi orang tua untuk mengevaluasi pola makan bayi, terutama yang sudah memasuki usia MPASI. Kekhawatiran sering muncul terkait apakah bayi sudah mendapat gizi yang cukup dan seimbang. Prinsipnya, MPASI harus diberikan sesuai usia, tekstur, dan kebutuhan nutrisi bayi, dengan variasi makanan yang sehat dan aman.

6. Kapan Harus ke Dokter

Tidak sedikit orang tua yang merasa ragu kapan harus membawa bayinya ke fasilitas kesehatan. Sebagai panduan umum, bayi perlu diperiksakan jika mengalami demam tinggi, muntah atau diare berulang, penurunan nafsu minum, sesak napas, atau tampak tidak aktif seperti biasanya. Konsultasi rutin juga penting meskipun bayi tampak sehat.

Penutup

Kekhawatiran orang tua di awal tahun merupakan hal yang wajar dan menunjukkan perhatian besar terhadap kesehatan dan tumbuh kembang bayi. Dengan informasi yang tepat, pemantauan rutin, serta komunikasi yang baik dengan tenaga kesehatan, orang tua dapat menjalani awal tahun dengan lebih tenang dan percaya diri. Ingatlah bahwa orang tua tidak harus menjalani semuanya sendiri—dukungan keluarga dan tenaga medis sangat membantu dalam memastikan bayi tumbuh sehat dan bahagia.

Komentar